Aparat Gabungan dan Muspika Kecamatan Mojo dampingi Penertiban Tugu Perguruan Silat PSHT Menjadi Tugu Pancasila

KEDIRI || Tugu Perguruan Pencak Silat memang banyak berdiri diberbagai wilayah demikian pula di wilayah Kabupaten Kediri. adanya himbauan penertiban atau pembongkaran  dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui surat Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) nomor surat 300/5984/209.5/2023, dengan batas waktu hingga Agustus 2023.

Hal tersebut juga dikuatkan dengan surat Kapolda Jawa Timur nomor B/6591/VI/PAM.3.3/2023 perihal hasil rapat koordinasi persiapan Suroan dan Suroan Agung Tahun 2023 pada tanggal 27 Juni 2023 dan Surat Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jawa Timur nomor 020/09/PD.XA/VI/2023 tanggal; 28 Juni 2023, perihal penertiban dan pembongkaran tugu perguruan pencak silat.

Berdasar pada ketentuan tersebut, maka Muspika Jajaran di Kabupaten  Kediri juga ikut merealisasikan penertiban tugu – tugu tersebut dan digantikan dengan tugu Pancasila, termasuk penertiban yang dilaksanakan di Jl. Raya Ngadi Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri. Rabu (6/9/2023).

Penertiban Tugu PSHT menjadi Tugu Pancasilan dengan sementara ditutup banner tersebut dilakukan sendiri oleh Pengurus PSHT Ranting Mojo disaksikan oleh Muspika Mojo  dan berjalan dengan tertib dan aman.

Danramil 0809/06 Mojo Kodim Kediri Kapten Chb Aif Waluyo mengatakan,” Bahwa sebelumnya Muspika sudah melakukan koordinasi dengan perguruan silat yang ada di wilayah Kecamatan Mojo agar tugu PSHT  untuk segera dilakukan pembongkaran/ penggantian menjadi tugu Pancasila,”Jelas Danramil.

Dirinya juga  sangat mendukung kegiatan pembongkaran atau penertiban tugu – tugu tersebut, beberapa kali kami mengumpulkan perguruan Silat di wilayah Mojo untuk membangun kebersamaan, persatuan dan kesatuan serta kekeluargaan diantara kita semua,”ucapnya.

Kita sudah membuat kesepakatan bersama antar perguruan silat Ranting dihadapan Forkopimca termasuk perihal pembongkaran Tugu ini juga sepat kita bahas beberapa kali, untuk itu saya ikut menghimbau mari kita mematuhi kebijaksanaan Pemerintah, mari kita saling menghormati, yang sudah disepakai oleh semua perguruan, dan jangan lagi ada upaya perlawanan terhadap hal tersebut.

Terima kasih kepada ranting – ranting yang sudah melakukan penggantian atau pembongkaran tugu perguruannya, apalagi dengan dilakukan sendiri, tentunya lebih baik dan lebih terhormat, hal ini tentunya untuk kenyamanan dan kemaslahatan bersama,”pungkas Danramil.(Pendim0809)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *